Hari itu, hari
jum'at, 24 Mei 2011...
KerjaanQ utk
komisioning tertunda karena pihak NSN blm datang. Bingung mau kemana, ternyata
hendrik mengajakQ tuk mencari (baca: berburu) durian...
Yaa.. Durian..
Durian ini menjadi
menarik tatkala kami harus berjalan menyusuri bukit, lembah, dan semak...
Akhirnya kami pun
"iya ayoo.. Sapa takut..."
Kami disini ialah
temen metrasat, Pak sirhadi, saya, dan Hendrik, bocah kecil skitar umur 6-7
tahun.
Dia lah yg menjadi
guide dalam petualangan bolang kali ini...
Berbekal air minum
setengah botol 600ml,,, kami bertiga antusias menyusuri semak2,, jalan yg ckup
hnya 1 org saja... Awalnya sih semangat2...
Tiba mendaki
bukit, jalanan pun semakin naik... Hahahaahahhaa.. Napas kami pun
teruji,,,(baca: ngos-ngosan)...
Luar biasa memang,,
untuk kami, saya dan pak sir yg notabene tidak pernah melakukan perjalanan
sperti itu, huufff...
Capek,, tp msih
blm separuh jalan itu,,, malu jg dengan anak kecil, hendrik apabila ingin
membatalkan perjalanan...
"Ayooo..
Semangat.. Lanjuuuttt.. ",ucapku memberi semangat diri sndiri dan jg pak
sir...
Jalan kami
terhenti sejenak, saat bunyi sms dterima,,,
"Wow,, ada
sinyal,,,", tambahku...
Tak hanya sinyal
indosat, namun tlkomsel pun q terima penuh. Bayangkan,, betapa bahagianya diriku,
stelah berhari-hari (bca:2 hari,hehee,,) tanpa sinyal tsel, pesan bbm pun
saling sahut menyahut bergantian bunyi...
Sungguh senang
sekali hati ini,, :) lebay.com
"Sebentar
lagi nyampai pak, ", ucap hendrik...
Asyiiikkk...
Penasaran sperti apa ya kebun durian itu... Pohonnya aja belum tau,hehe
Sekedar informasi
aja, durian disini tumbuh sudah bertahun-tahun, mungkin sudah puluhan tahun.
Dtanam oleh nenek moyang, kemudian buahnya jatuh, dan tumbuh lagi. Begitulah
singkatnya...
Dan skrang kebun
durian ini milik bersama,,,
Wow.. Amazing....
Pohon-pohon yg sangat lebat, pohon dengan keliling batangnya lebih dari 3
meter,, diameter 1-2 meter mengelilingi setiap pandangan mataQ...
Luar biasa,,,
Disana ternyata
tidak hanya kami bertiga, namun sdh banyak kawan, bahkan sdh ada yg menginap
dari sejak semalam.
Lucu dan unik, yg
mereka lakukan adalah,,, menunggu dan munggu durian jatuh...
Tatkala angin di
atas pohon bergemuruh, semua mata tertuju pada pohon yg besar, ke atas dan
mulai mem-peka-kan daun telinga, berharap ada durian jatuh...
Begitu da bunyi,,,
"kresek...kresek... Daaaakk.. "
Naluri telinga
langsung dproses oleh otak, dan kemudian,,, lariiiii.....
Menuju dimana
datangnya bunyi tersebut...
Berduyung-duyung
anak2 paroh baya sebanyak 5-6 orang mengeroyok tempat yg disinyalir durian
jatuh...
Durian jatuh bak
seolah-olah mendapat berlian...
Itulah makna yg
bisa q ambil dari perjalanan Q kali ini...
Lain sawah, lain
pula belalang,,
Itulah pepatah
yang pas buat menyisir kehidupan ini,,, adat maupun kebiasaan orang jawa
berbeda dengan org dayak.
Dari segi usaha
dan kerja keras sangatlah beda, dari sopan santun lebih2 sangat beda.
Bagi org
dayak,cewek makan di atas meja dengan kaki terbuka, adalah hal yg biasa, namun
bagi org jawa, sangatlah tidak sopan.
Begitu jg dengan
aktifitas di Hutan sempalung, tempat kami mencari durian,,, mereka hanya
berbekal mie rebus, air minum, mereka mau bermalam-malam, berhari-hari hanya
utk mencari durian runtuh.
Durian yg mereka
dapatkan ini nantinya akan dijual. Dgn bgitu mereka mendapatkan hasil yg
maksimum, dgn usaha yg sangat kecil (baca:tanpa modal).
Karena 3 jam lebih
menunggu tidak ada durian yg jatuh, terpaksa kami pun membeli durian dari
mereka,, :D
Dgn pecahan uang
50rb selembar, kami mendapat 2 buah durian berukuran sedang,,, lumayan buat
hasil dari perjalanan ini,, :)
@Mobil
Travel perjalanan ke Pontianak
25 Juni
2011 10.00 WIB

No comments:
Post a Comment