Monday, March 24, 2014

Kaya tetapi miskin, kok bisa???

Kaya tapi miskin, mengapa bisa terjadi???

Perjalanan dari Tuban dimulai dgn pertemuan di Hotel Purnama skitar pukul 17.00. Dtemani IbuQ tersayang, akhirnya q bertemu mas Agus Suryanto (Asur) dan temannya. 10 menit berlalu, langsung cabs perjalanan ke Barat.
Kami bertiga, Q, mas asur, dan 1 lagi teman mas asur, Mas zaky.
Banyak cerita, banyak guyon, dan juga banyak pengalaman yang Q dpatkan dari obrolan mereka. Mereka berdua adalah senior alumni smunsa tuban angkatan 86. Saat dmana q lahir, mereka baru lulus SMA.
Jam 8 perjalanan berhenti di Pati, istirahat dan menikmati Nasi Gandul. Ternyata eh ternyata nasi itu ya nasi biasa dgn lauk pauk, daging/jeroan/paru kambing. #penasaranhilang :)

Pukul 10 tiba di semarang, berlanjut Q yang melanjutkan estafet menyetir mobil Innova baru... Baru tukeran mobil mksudnya,,hehe
Di perjalanan, q pun sendiri mengendarainya, yang lain tertidur pulas. Namun bgitu, alhmdulillah, q dtemani istriQ tersayang... Stelah istriQ tidur, pkul 01.30 q pun berhenti di suatu SPBU guna minta ganti yg nyetir, :D
Setelah dganti mas asur yg nyetir mobil, q pun pulas tidur hingga pkul 05.30 :). Saat itu perjalanan kami sampai di Pamanukan, Subang.

Awalnya q meminta mas asur tuk menurunkan q di Cikarang saja, trus q berlanjut dgn bis ke Bogor. TawaranQ itu dtolak mentah2 dan diminta tuk mampir ke rumah mas asur dulu. Q pun mengiyakan tawaran beliau.
Setiba di rumahnya pkul 08.00, q dikagetkan dan tercengang dgn deretan baris Piala2 yang sangat amat banyak,, :). Mungkin jumlahnya ratusan. Dan itulah prestasi dari anak pertamanya di bidang fashion, nyanyi dan modelling.
KetertarikanQ utk mengenal jauh kehidupan/ kesukesan mas asur berlanjut.
"Mas, mana nih kandangnya??" Tanyaku.
" ayo tak ajak ke kandangQ, ojo kaget loh ya... " Jawabnya Sambil nyengir. :D
Gayung pun bersambut, seketika itu setelah makan gado2, bergegas mengendarai mtor Revo, langsung menuju Kandang 'pithik'nya...
Setibanya disana, "wow"... Buanyak sekali ayam peliharaanya. Dan ayam - ayam itu adalah ayam petarung/ ayang bangkok.
Ngeri dan kasihan melihatnya.. Dirawat, dijaga, dan dipelihara eh ternyata bakal untuk diadu/ditarung.
Siang, sbelum meninggalkan kandang, mas asur kedtaangan tamu sekitar 4 orang yang ingin mengajak tarung ayamnya. Aksi adu ayam pun tak luput lagi. Dimulai pkul 11.30 hingga pukul 12.50 pertandingan tarung ayam pun terlaksana. Dengan rentan waktu itu, 7 ronde dengan tiap ronde durasi 15 menit, dan ronde ke 8 durasi 10 menit tak diperoleh sapa yang menang, sapa yang kalah, Hasilnya seri.
Ayam dalam kondisi lelah, berdarah sana sni, dianggap sama2 kuat... #luarbiasa

Selesai acara di kandang, mobil menuju Pasar jatinegara, guna memberikan ayam pesanan seseorang utk dibeli. Transaksi selesai dilakukan sekitar 15 menit, kala itu jam tanganQ menunjukkan pukul 14.30.
Di tengah pasar, terlihat sekumpulan orang dengan teriak-teriak yang khas sedang memberi semangat kepada ayam jagoannya. Dengan taruhan antara 200rb, 250rb, sampai 1 jt.
"Apit 4 tahan"
"Saletem 3 beri"
"Sale putih 4 tahan"
Artinya pun sampai sekarang kurang tahu.. :)
Itulah secuplik kisah dimana harta boleh kaya, namun bagiku tetap saja miskin... Karena harta haram di hadapanNya...

#edit
Endingnya sekarang ayam-ayam beliau sudah kukut alias sudah tidak bekecimpung dengan dunia per’ayam’an lagi... alhamdulillah

@Kereta Commuter line menuju Bogor

Bogor, 21 November 2011 20:00 wib

No comments: